10 Foto Terbaik di Dunia

Foto merupakan karya yang diciptakan untuk melukiskan suatu keadaan yang tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata. Foto-foto terbaik diabadikan di tempat dan waktu yang baik serta suasana mendukung. Foto-foto terbaik sepanjang masa ini juga memiliki berbagai cerita yang berbeda. Berikut ulasannya.

1. Stricken Child Crowling Towards a Food Camp (1994)

Judul : Stricken Child Crowling Towards a Food Camp
Fotografer : Kevin Carter

Foto yang mendapatkan penghargaan bergengsi Pulitzer ini diambil pada tahun 1994 saat bencana kelaparan berlangsung di Sudan. Foto tersebut menggambarkan seorang bocah yang merangkak untuk sampai ke kamp Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang letaknya beberapa kilometer dari tempat tersebut.
Tidak ada seorang pun yang tahu nasib anak tersebut, termasuk Carter yang mengabaikannya setelah mengabadikan foto tersebut.

Carter kemudian bunuh diri tiga bulan setelahnya karena depresi.


2. Afghan Girl (1984)

Judul : Afghan Girl
Fotografer : Steve McCurry

Gadis bermata indah di foto ini bernama Sharbat Gula yang merupakan siswa dari sekolah pusat penampungan pengungsi di Afghanistan.
Sharbat diprediksi berumur 12 tahun ketika foto tersebut diambil. Foto ini menjadi terkenal karena sangat sulit untuk mengabadikan wajah wanita Afghanistan.

3. Burning Monk - The Self Immolation (1963)

Judul : Burning Monk - The Self Immolation
Fotografer : Malcolm Browne

Adalah biksu vietnam Thic Quang Duc yang rela membakar dirinya hidup-hidup di tengah jalan demi memprotes tindakan represif pemerintah Vietnam Selatan saat itu dan meminta persamaan hak antara Umat Buddha dan katolik.

4. Tourist Guy (2001)

Judul : Tourist Guy

Foto turis yang diedit oleh photoshop ini adalah foto pada saat serangan 11 September 2001. Turis yang ada di foto ini adalah Peter Guzli. Ada pihak-pihak yang menyatakan bahwa kamera yang salah satunya berisi foto ini ditemukan  di reruntuhan Ground Zero.

5. The Power of One (2007)

Fotografer : Oded Ballity

Foto yang berhasil mendapatkan Pulitzer Breaking News Photography 2007 ini seorang wanita yahudi yang melawan sekelompok tentara Israel yang sedang menertibkan penghuni liar di West Bank.

6. Palestian Martyr (2001)
Foto ini sebenarnya merupakan video BBC yang menceritakan tentang seorang ayah yang rela melindungi anaknya ketika milisi Palestina melakukan kontak senjata dengan tentara Israel. Video tersebut berakhir tragis, karena si anak, Mohammed, tewas sedangkan ayahnya, Jamil Al-Durra, selamat dengan luka serius. Bahkan, sopir ambulans yang berniat menyelamatkan mereka akhirnya ikut tewas.


7. Albert Einstein (1951)

Fotografer : Arthur Sasse

Foto Alber Einstein yang sedang melet ini menunjukkan bahwa sang profesor yang terkenal karena teori relativitasnya ini ternyata punya sisi humoris juga.

8. Lunch in Top a Skyscrapper (1932)

Fotografer : Charles C. Ebbet

Foto ini menunjukkan 11 orang pekerja yang sedang menikmati makan siang di errr.... lantai 69 gedung GE.

9. Fire on Marlborough Street (1975)

Foto mengejutkan ini menunjukkan Diana Briant dan anaknya terjun dari tempat tinggal mereka karena adanya kebakaran. Sayangnya, Diana tewas, sedangkan anaknya selamat setelah ditangkap oleh petugas pemadam kebakaran. Foto yang kemudian mendapatkan Pulitzer ini kemudian mengubah prosedur keselamatan di Dinas Pemadam Kebakaran.

10. Oklahoma City Bombing (1995)

Fotografer : Charles Porter

Foto menyedihkan ini diambil pasca meledaknya Gedung Pemerintahan Federal P. Murrah yang menewaskan 168 orang. Penyebabnya adalah Timothy McVeigh, veteran Perang Teluk yang meledakkan bom berkekuatan 4800 lbs.

0 komentar:

Trik memotret Supermoon


Peristiwa Supermoon akan kembali jatuh pada hari ini, Senin (14/11/2016). Bulan purnama yang akan tampak di langit malam ini akan terlihat lebih besar dari biasanya. 

Dan bahkan, Supermoon yang terjadi di bulan ini, disebut-sebut sebagai Supermoonterbesar dalam 70 tahun terakhir.

Sebagai informasi, Supermoon adalah peristiwa purnama di mana Bulan akan berada di jarak terdekatnya dengan Bumi.
Posisi Bulan sebetulnya sudah mendekati Bumi sejak Oktober 2016. Ini akan jadi kesempatan langka untuk melihat bulan dengan bentuk terbesarnya dari Bumi.

Sebab, jika kamu melewatkan peristiwa langka ini, kamu akan kembali melihat Supermoon dalam waktu terdekat setidaknya pada 25 November 2034.Nah, jika kamu berencana ingin mengabadikan momen langka tersebut dengan kamera DSLR atau smartphone, NASA punya beberapa tips ala fotografer profesional supaya hasilnya mengesankan.
Dilansir laman Space, seorang fotografer profesional NASA bernama Bill Ingalls, berbagi tips bagaimana cara memotret peristiwa Supermoon dengan mudah namun tetap terlihat layaknya sang profesional. Berikut caranya:

1. Lengkapi Pemandangan Supermoon dengan Latar




Ketika memotret Bulan, pastikan kamu memasukkan latar seperti bangunan, gedung pencakar langit atau pohon-pohon.

"Latar akan memperkuat pemandangan Supermoon. Bisa seperti bangunan landmark,gedung dan lainnya. Pastikan komposisi horizontal setara dengan Bulan dan latar yang diambil," kata Bill.

Sebagai konsekuensi, jika pengguna ingin melengkapi pemandangan Supermoon dengan latar, cahaya yang dipancarkan Bulan akan tidak begitu terang karena terhalang latar.


Lokasi & Kreativitas

2. Pilih Lokasi dengan Baik
ngalls menyarankan bagi siapapun yang ingin mengambil foto Supermoon agar bisa memilih lokasi pemotretan dengan baik. 

Karena, tak semua lokasi bisa melihat penampakan 
Supermoon dengan utuh. Jika ingin memperkuat foto Supermoon dengan latar gedung, memotret dari lantai gedung paling atas dirasa jadi pilihan yang pas, meski pada akhirnya hasil cahaya Bulan tidak terpancar terang."Kalau ingin cahaya Supermoon terlihat sangat terang, pergi ke tempat di mana tidak ada cahaya lampu kota atau polusi cahaya. Cari tempat seperti lapangan atau tempat yang bebas dari perumahan, gedung-gedung, juga pohon-pohon," sambungnya.
3. Out of The Box
Ia mengatakan, kreativitas juga menjadi amunisi penting bagi siapapun yang ingin mengabadikan momen Supermoon."Kadang, berpikir 'out of the box' itu perlu. Coba gunakan alat pencahayaan untuk menghias pemandangan Supermoon jadi lebih menarik. Contoh saja, saya pernah menggunakan lampu berwarna merah saat memotret Bulan. Hasilnya sangat menakjubkan," kata Ingalls.Berkat cahaya buatan yang ia gunakan, hasil foto Supermoon yang ia ambil kala itu tampil dengan efek cahaya kemerah-merahan yang cantik dan memanjakan mata.
Manfaatkan orang-orang di sekitarmu. Buat mereka jadi objek bersama dengan Bulan. Seolah mereka menggenggamnya. Padahal itu cuma taktik ilusi optikal," ia meneruskan.

DSLR & Smartphone

4. Gunakan Teknik DSLR
Bill juga menyarankan untuk menggunakan teknik pengambilan ala DSLR. Pemilihan lensa juga patut dipertimbangkan demi mendapatkan ukuran Bulan yang diinginkan.

"Perlu diperhatikan, Bulan adalah objek yang terus bergerak. Gunakan teknik 
DSLR untuk menyeimbangkan objek demi mendapatkan exposure yang tepat. Dalam hal ini, penggunaan shutter speed juga harus dimanfaatkan lebih cepat," sambungnya.

5. Tidak Punya DSLR? Gunakan Smartphone
Jika kamu tidak memiliki kamera DSLR, jangan khawatir sebab, Bill mengatakan smartphone masih jadi perangkat yang 'sah' untuk mengambil foto Supermoon.

"Kalau mau pakai smartphone, justru pergi ke daerah perkotaan dengan latar bercahaya. Ya Supermoon-nya tidak akan tampak terang. Setidaknya kita bisa dapat satu frame penuhSupermoon dengan latar yang indah," tutur Bill menjelaskan.Cara mengambilnya juga mudah, saat hendak mengambil foto, tap layar dan tahan hingga muncul pilihan menerangkan atau menggelapkan exposure foto. "Kamu bisa menerangkaneksposur foto agar latar tampak lebih jelas bersama dengan pancaran cahaya Bulan," tutupnya.

0 komentar:

Review Demo Outlast II

Outlast 2 memang belum resmi dirilis. Namun Red Barrels, sang developer, membawa kejutan yang cukup menggembirakan pada pekan ini.

Ya, mereka akhirnya merilis demo game ber-genre mockumentary survival horror tersebut untuk PS4, Xbox One dan PC. Tekno Liputan6.com pun sempat menjajal demo gameplaydengan durasi hampir 26 menit ini.

Demo itu menampilkan secuil cuplikan (atau mungkin awal permainan) dari Outlast 2.

Sebelum memasuki permainan, kami disuguhkan tulisan seputar sepenggal kisah dari demo Outlast 2.


Di dalam game ini, kalian mengontrol seorang pria bernama Blake Langerman, berprofesi jurnalis yang bekerja sama dengan istrinya, Lynn Langerman. Blake, tanpa panduan sang istri, terjebak di sebuah desa yang berlokasi di Arizona, Amerika Serikat.

Tidak ada latar belakang cerita yang solid pada demo ini, tidak ada alasan mengapa Blake terbangun di tempat yang ia bahkan tak kenal. 

Satu misi yang harus ia lakukan adalah mencari jejak sekte yang diduga melakukan pembunuhan sadis terhadap seorang wanita hamil yang bernama Jane Doe di pedesaan itu

Suasana Permainan yang Intens


Suasana cukup terasa intens di awal demo. Semuanya gelap, pengap, sunyi. Blake hanya memiliki camcorder sebagai 'senjatanya'. 

Ia harus siaga menyalakan camcorder kala ia menjelajahi ruangan yang super gelap. Dengan bantuan night vision, Blake setidaknya bisa melihat sekelilingnya.
Kengerian yang akan kalian dapat justru adalah sensasi saat menjelajahi tempat-tempat gelap dengan bantuan nightvision dari camcorder.

Sekilas, kalian akan melihat ada beberapa warga desa yang berjalan, seolah mengintip gerak-gerik Blake, dan merencanakan ingin membunuhnya. 

Belum lagi, efek suara yang kami nilai cukup disturbing, menjadi elemen pemacu jantung permainan yang membuat atmosfir kian nyata, seolah kami ada di dalam permainan bersama Blake mencari apa yang sebenarnya terjadi di desa tersebut.
View yang kalian dapat sama persis dengan yang ada di Outlast 1. Mengusung konsep yang sama--mockumentary--kalian dipaksa untuk terus menggunakan camcorder, menyalakan modus nightvision dan terus berjalan mencari clue berikutnya.Kadang, kalian akan kewalahan ketika camcorder sedang berada dalam kondisi low battery. Sulit mencari baterai camcorder di tempat-tempat yang ada di demo ini. Mau tak mau, kalian harus irit menggunakan camcorder. Bahkan, kalian harus rela berjalan tanpa bantuannya di beberapa spot gelap sekali pun.

Horor atau Thriller?

10 menit terakhir, kalian akan bergidik ngeri. Suasana permainan tidak bisa ditebak. Dari yang tadinya intens, sempat mereda, kembali jadi memanas lagi. 

Adegan kejar-kejaran dengan warga desa yang 'gila' di perkebunan cukup menyita perhatian kalian, untuk terus fokus mencari jalan keluar agar tidak terbunuh.

Secara kesimpulan, demo dari Outlast 2 bisa dibilang merupakan campuran dari beberapa game horor fenomenal seperti Silent Hill dan Layers of Fear.
Namun kami tidak bisa bilang Outlast 2 pure horror. Gim ini justru lebih condong ke atmospheric psychological thriller dengan latar belakang cult yang kuat. Beberapa 'arsitektur' dari lapisan permainan ini disuguhkan rentetan adegan surealis yang mengagetkan.

.

0 komentar:

Spesifikasi Apple iPhone SE

Setelah beberapa waktu lalu iPhone memberikan bocoran render sebuah smartphone yang memiliki layar 4 inchi, banyak pengamat yang menyebutnya sebagai iPhone 5 SE(Special edition). Namun hari ini terjawab sudah nama resmi smartphone tersebut adalah iPhone SE (tanpa embel emebel 5). Yups, iPhone SE ini merupakan nama lain dari iPhone 5SE. SSmartphone ini menjadi iPhone yang termurah yang pernah dibuat oleh Apple, sebab dari bocoran yang kami dapatkan Harga iPhone SE ini dibanderol £359 atau jika dirupiahkan sekitar Rp. 5,7 jutaan saja. Tak heran jika kehadiran smartphone ini ditunggu tunggu banyak orang di seluruh penjuru dunia. Sebab, spesifikasi iPhone SE ini begitu gahar, karena merupakan perpaduan antara iPhone 5 dan iPhone 6. Lantas Kapan iPhone SE masuk Indonesia? syanagnya belum diketahui kapan tanggal pastinya, sebab di Amerika sendiri smartphone ini juga baru akan diluncurkan tanggal 31 Maret mendatang. Yang jelas untuk harga iPhone SE di Indonesia juga tak akan terlalu jauh berbeda dengan harga aslinya. Hemm, sangat menggiurkan bukan? sambil menunggu info kapan iPhone SE rilis di Indonesia, yuk simak review kelebihan dan kekurangan iPhone SE berikut ini ;

Desain mungil
Salah satu yang disayangkan oleh banyak fansboy Apple mungkin di sektor dimensi yang mungil. iPhone SE memang mengusung layar berukuran 4 inchi berjenis LCD IPS dengan resolusi 640×1136 piksel dan memiliki kerapatan 326 ppi. Panelnya juga sudha mengadopsi LEd-backlit tapi belum retina display. Ukuran layar yang kecil ini memang dirasa kurang besar mengingat tren smartphone saat ini kebanyakan menggunakan 5-5,5 inchi. Sedangkan untuk desain iPhone SE mirip dengan seri iPhone 5S.



Dapur pacu
Meski desainnya mungil, namun jangan remehkan performa iPhone SE. Pasalnya spesifikasi iPhone SE di sektor dapur pacu ini serupa dengan yang digunakan iPhone 6 yaitu dengan dipersenjatai oleh chipset Apple A9 dan ditandemkan dengan prosesor Dual Core Twister berkecepatan 1,84 GHz. Kinerja smartphone ini sangat smooth karena menggunakan RAm sebesar 1 GB dan sistem operasi terbaru iOS 9.3 yang didukung pengolah grafis PowerVR GT7600 dengan 6 core grafik.

Kamera iPhone SE
Kelebihan iPhone SE lainnya ada di sektor kamera. Pasalnya spek iPhone SE ini didukung kamera utama beresolusi 12 MP dengan fitur fotografi lengkap seperti Dual Tone LED Flash, sensor touch focus, face detection, dan kemampuan merekan video 4K. Tak heran jika hasil foto iPhone SE begitu bagus dsan jernih. Sayangnya untuk sektor kamera depan hanya dibekali dengan kamera 1,2 MP saja tak ayal ini menjadi kekurangan iPhone SE. Untuk menyimpan hasil foto iPhone SE sudah menyiapkan memori internal sebesar 64 GB tanpa hadirnya slot microSD.



Konektivitas
Spesifikasi iPhone SE di sektor konektivitas cukup lengkap dnegan dukungan 4G LTE, EVDO, 3G HSDPA, WiFi, Bluetooth, dan NFC. Smartphone ini juga dilengkapi dnegan beragam sensor seperti fingerprint, accelerometer,gyro dll. Untuk menopang seluruh spek iPhone SE yang cukup mumpuni smartpohne in sudah dilengkapi dnegan baterai berkapasitas 1642 mAh berjenis Li Po

Harga iPhone SE di Indonesia
Secara resmi, iPhone SE baru akan diluncurkan tanggal 31 Maret mendatang, meski demikian sudah ada bocoran harga iPhone SE di Amerika/Eropa yaitu dibanderol £359. Dengan Harga iPhone SE yang murah tersebut, smartphone ini berpredikat sebagai iPhone termurah yang pernah dibuat Apple. Sayangnya belum tahu kapan iPhone SE masuk Indonesia, jika memang masuk ke pasar Indonesia, biasanya selang waktunya 3-6 bulan setelah rilis di Amerika. Tentu saja harga iPhone SE di Indonesia nantiknya tak akan jauh berbeda dnegan harga asli, artinya harganya hanya sekitar Rp. 5-6 jutaan. Tertarik untuk memilikinya?

Kelebihan iPhone SE
Harga murah
Memori internal 64 GB
Kamera 12 MP
Hasil foto iPhone SE bagus dan jernih
Konektivitas lengkap
Kekurangan iPhone SE
Layar 4 inchi
Tanpa Slot microSD

0 komentar:

Review SONY Xperia M4 Aqua

Xperia M4 Aqua adalah salah satu model smartphone andalan Sony di segmen menengah. Dengan ukuran layar 5 inci, ia memiliki rancangan yang terbilang mirip dengan ponsel high-endXperia seri Z, juga dari produsen yang sama.

Bukan cuma itu, sesuai namanya, Xperia M4 Aqua pun bisa "berendam" di air karena dibekali sertifikasi IP68. Tubuhnya yang didesain agar anti-air dan debu melindungi bagian dalam berisi sederet komponen hardware yang umum ditemukan di smartphone kelas mainstream.

Sayang, desain manis Xperia M4 Aqua menyembunyikan beberapa kelemahan yang cukup mengganggu dalam pemakaian sehari-hari. Seperti apa? Simak penelusuran Kompas Tekno berikut ini.

Bisa basah-basahan

Penampilan Xperia M4 Aqua yang manis dengan tubuh berbalut kaca anti-gores di bagian depan dan belakang membikin banyak orang keliru mengiranya sebagai Xperia Z. Wajar saja, karena Sony memang sengaja merancang ponsel ini agar mirip dengan sang "kakak" di segmen flagship tersebut.
Oik Yusuf/ Kompas.comTampak depan dan belakang dari Xperia M4 Aqua


Bedanya, dibandingkan model terbaru Xperia Z3 Plus, Xperia M4 Aqua terasa lebih ringan. Mungkin karena materialnya yang lebih banyak menggunakan plastik, juga ukuran layarnya yang sedikit lebih kecil.

Secara keseluruhan, ponsel-ponsel bikinan Sony memang menganut konsep desain yang sama. Berjuluk "OmniBalance", rancangan yang mewujud dalam bentuk body smartphone cenderung "kotak" ini diklaim membuat perangkat terasa mantap di tangan dan senantiasa tampak indah di mata, tak peduli dipandang dari sudut manapun.

Dalam praktiknya, Xperia M4 Aqua memang tampak "indah", namun tubuhnya cenderung terasa licin di tangan, apalagi ketika sedang dalam kondisi basah.

Oik Yusuf/ Kompas.comPort headphone dan grill speaker di sisi atas dan bawah Sony Xperia M4 Aqua

Oik Yusuf/ Kompas.comSisi kanan Sony Xperia M4 Aqua

Tapi paling tidak sisi-sisi pinggiran yang membulat bisa membuatnya terasa lebih nyaman dalam genggaman. Bagian ini memiliki tekstur kesat dengan warna keperakan mirip logam, namun sebenarnya terbuat dari plastik, bukan metal frame seperti pada Xperia Z3 Plus.

Sisi pinggir kanan dan kiri dari badan unibody Xperia M4 Aqua sekaligus memuat slot nano-SIM card dan micro-SD yang dilindungi penutup kedap air. Ada juga tombol pengatur volume, tombol daya berbentuk bundar khas Sony, serta sebuah tombol shutter untuk aplikasi kamera.
Oik Yusuf/ Kompas.comSlot nano-SIM card pada Xperia M4 Aqua terlindung di balik penutup kedap air


Oik Yusuf/ Kompas.comKonektor micro-USB pada Xperia M4 Aqua dibiarkan tetap terbuka tanpa cover khusus

Tombol shutter sekaligus memungkinkan pengguna merekam gambar saat basah-basahan, menggantikan fungsi layar sentuh yang memang tidak terpakai dalam kondisi tersebut.

Port micro-USB tidak tertutup pelindung, namun dijamin tetap anti-air. Terbukti, ketika Kompas Tekno coba merendam Xperia M4 Aqua, ia tetap sehat wal-afiat. Asalkan kedalaman air tak lebih dari 1,5 meter dan durasi "penyelaman" tak lebih dari 30 menit, sesuai sertifikasi IP68 yang dikantonginya.
Oik Yusuf/ Kompas.comXperia M4 Aqua sanggup diajak basah-basahan karena memang dirancang anti-air dan debu

Sony memang sengaja mengembangkan port micro-USB yang kedap air tanpa perlu ditutup pelindung khusus. Hal ini dimaksudkan agar pengguna tak perlu membuka cover tiap kali ingin menancapkan kabel ke perangkat untuk mengisi baterai atau mentransfer data.

Pub begitu, port micro-USB (berikut port headphone yang sama-sama dibiarkan terbuka) mesti dipastikan benar-benar kering sebelum dipakai.

Penyimpanan sempit

Xperia M4 Aqua Menjalankan sistem operasi Android 5.0 yang dilapis antarmuka ala Sony. Hingga kini masih belum ada pembaruan OS yang disalurkan Sony untuk ponsel ini.

UI tersebut tampak cemerlang di layar 5 inci Xperia M4 Aqua yang cukup tajam dengan resolusi HD (1280x720).

Bagian homescreen sudah terisi dengan sejumlah layanan Sony yang terpasang sejak awal. Aplikasi-aplikasi lain selebihnya bisa diakses dari app drawer.
Oik Yusuf/ Kompas.comSebagian elemen antarmuka UI di Sony Xperia M4 Aqua

Sayang, Sony hanya membekali Xperia M4 Aqua dengan media penyimpanan internal berkapasitas 8 GB. Sebagian besar ruangan storage sudah tersita oleh aneka layanan pre-installed tadi, sehingga hanya menyisakan ruang sekitar 3 GB yang bisa dipakai memasang aplikasi lain oleh pengguna.

Ini menimbulkan masalah pelik. Beberapa saat setelah Kompas Tekno melakukan instalasi sejumlah program, OS Android sudah menjerit-jerit karena kehabisan ruang penyimpanan, berulang kali menampilkan prompt "running out of space" dan menolak pemasangan aplikasi dari Google Play Store.

Itupun, yang dipasang baru berupa aplikasi "standar" yang biasa dipakai pengguna ponsel seperti media sosial dan beberapa software produktivitas, belum menghitung game yang instalasinya bisa sangat menyita ruang penyimpanan.
Oik Yusuf/ Kompas.comSedikitnya kapasitas media penyimpanan internal di Xperia M4 Aqua membelenggu pengguna, meski kinerja ponselnya sendiri sebenarnya terbilang lumayan

Pengguna Xperia M4 Aqua pun praktis tak bisa berkutik karena tersandera masalah storage yang mencekik. Hal ini diperparah dengan tidak adanya dukungan USB OTG sehingga menyulitkan proses transfer file dari ponsel yang bersangkutan.

Satu-satunya cara memperluas ruang gerak pada Xperia M4 Aqua adalah dengan menggunakan kartu memori micro-SD, atau layanan cloud storage yang belum tentu selalu tersedia.

Soal kinerjanya sendiri sebenarnya cukup bisa diandalkan. Xperia M4 Aqua yang dibekali prosesor octa-core 64-bit Qualcom Snapdragon 615 dan RAM 2 GB sanggup menelurkan nilai benchmark AnTuTu di kisaran 30.000.

Baterai 2.400 mAh di Xperia M4 Aqua bisa bertahan seharian. Dibantu dengan mode "stamina" khusus, ponsel ini diklaim mampu menyala selama dua hari berturut-turut.

Kamera standar

Sony dikenal sebagai produsen sensor kamera yang Andal. Tak kurang model-model smartphone dengan kamera terbaik saat ini, seperti Galaxy S6 dari Samsung, diperkuat sensor bikinan pabrikan Jepang tersebut.
Oik Yusuf/ Kompas.comUnit kamera dan LED flash di punggung Sony Xperia M4 Aqua

Sayang, hal ini tak tercermin di kualitas jepretan kamera 13 megapixel Xperia M4 Aqua yang terbilang biasa saja. Tidak istimewa untuk ukuran smartphone masa kini.

Xperia M4 Aqua kesulitan menangani scene dengan kontras tinggi di luar ruangan. Area terang tampak "botak" (blown-out), sementara area gelap tampak terlalu gelap, mengindikasikan rentang dynamic range yang rendah.

Saat dibawa ke dalam ruangan, tingkat noise yang dihasilkan cukup berhasil diredam dengan noise reduction, namun warna-warna segera berubah pucat. Beberapa contoh hasil fotonya bisa dilihat di bawah.
Oik Yusuf/ Kompas.comContoh hasil foto Xperia M4 Aqua di kondisi outdoor


Oik Yusuf/ Kompas.comContoh hasil foto Xperia M4 Aqua di kondisi indoor

Kesimpulan

Dilihat dari luar, Xperia M4 Aqua tampak menjanjikan. Apalagi, rupa fisiknya yang cantik terbilang mirip dengan Xperia seri Z sehingga sering salah dikira sebagai ponsel flagship tersebut.

Kapabilitas anti-air adalah satu fitur high-end yang turut disematkan Sony pada Xperia M4 Aqua. Fitur yang satu ini cukup berguna karena pengguna tak perlu takut ponsel akan rusak ketika terkena air.

Tapi "kecantikan" Xperia M4 Aqua ternoda oleh beberapa kelemahan yang cukup mengganggu dalam pemakaian sehari-hari, terutama kapasitas media penyimpanan yang hanya 8 GB.

Pengguna pun terpaksa bergantung pada kartu memori micro-sd dan sering-sering menghapus aplikasi yang tak terpakai.

Itulah harga yang mesti "dibayar" untuk menebus rupa menawan dan tubuh anti-air dari Xperia M4 Aqua, di samping banderol yang mencapai kisaran Rp 4 juta. Apakah sepadan dengan keuntungan yang diperoleh? Semuanya berpulang pada preferensi masing-masing konsumen.

Sony Xperia M4 Aqua

Kelebihan:
+ Desain menarik, mirip ponsel high-end
+ Anti-air dan debu
+ Kinerja keseluruhan baik

Kekurangan
- Media penyimpanan internal hanya 8 GB
- Tidak mendukung fitur USB On-the-Go
- Kualitas kamera biasa saja
Spesifikasi
Nama ResmiSony Xperia M4 Aqua
Faktor BentukFull-touchscreen
Bentang dan Jenis Layar5 inci, 1280x720 (294 ppi), IPS LCD dengan kaca anti-gores
Dimensi Fisik145,5 x 72,6 x 7,3 mm
Berat136 gram
ProsesorSnapdragon 615, quad-core Cortex-A53 1,4 GHz dan quad-core Cortex A-53 1 GHz, GPU Adreno 405
RAM2 GB
Media Penyimpanan Internal8 GB
Slot micro-SDHingga 128 GB
Kamera Utama13 Megapixel dengan LED flash
Kamera Depan5 Megapixel
Kapasitas Baterai2.400mAh
Jaringan SelulerGSM/ 3G HSPA/ 4G LTE
Konektor USBMicro USB
GPSYa, dengan dukungan A-GPS
KonektivitasWi-Fi 802.11 a/b/g/n, Wi-Fi Direct, NFC, Bluetooth 4.1, DLNA jack audio 3,5 mm
Fitur lainAccelerometer, proximity sensor, kompas, FM radio
Sistem OperasiAndroid 5.0 Lollipop

0 komentar: